Kepala Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Bulungan Drs Abidinsyah Achmad mengatakan, untuk tahap awal ini melalui APBD 2008 telah dianggarkan sebesar Rp 900 juta lebih, khusus untuk pembenahan gua. Di antaranya, untuk pembuatan pagar, pemasangan lampu dan beberapa perbaikan lainnya di dalam gua.
“Sekarang masih tunggu lelang. Kita memang sangat berhati-hati, karena kita menginginkan kontraktor yang melaksanakan kegiatan di Gunung Putih nanti, benar-benar kontraktor yang paham mengenai objek wisata, terutama soal gua. Jadi tidak sembarangan,” ujar Abidin yang ditemui di sela-sela mengunjungi terowongan di Sungai Tempurau, belum lama ini.
Dikatakannya, selain memiliki gua yang potensial untuk dikembangkan menjadi objek wisata alam, dari segi wisata budaya Gunung Putih juga merupakan salah satu bukti sejarah bahwa Kesultanan Bulungan pernah ada, yang juga merupakan salah satu sejarah kesultanan yang tertua di Indonesia. “Pada objek wisata alam Gunung Putih ini terdapat beberapa gua yang terhubung sampai ke puncak gunung putih tersebut yang konon merupakan tempat bersemedi sultan di masa lalu,” ujarnya.
Seperti diketahui, objek wisata Gunung Putih merupakan batu kapur yang berwarna putih. Di dalamnya terdapat gua yang cukup luas dan menarik. Tak hanya itu, dari puncak gunung ini, panorama dan pemandangan wilayah Bulungan tersaji dengan indahnya.
Bupati (H Budiman Arifin), kata Abidin, meminta agar objek wisata alam ini segera dibenahi. Baik akses jalan maupun renovasi dan penambahan beberapa sarana pendukung agar ke depan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD). “Tahun ini kita upayakan sudah ada perubahan kearah yang lebih baik, agar objek wisata alam ini dapat menarik minat turis domestik maupun manca negara untuk berkunjung,” ujarnya.(ngh)

mampir ke Blog saya www.blogsederhana.co.cc
BalasHapus